Senin, 24 Februari 2014

Tugas Pertemuan 1 - Simbada :)

RESUME

     Pada tanggal 18 Februari 2014 saya bersama teman-teman melaksanakan praktikum sistem basis data di lab umum. Asdosnya padasaat itu adalah kang hendra, the tifany dan the ashri berikut adalah yang saya pelajari sepanjang praktikum tersebut …

     Apa itu Oracle? Oracle Database adalah regional database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Database menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya yang dapat menangani jumlah data yang sangat banyak, oracle Database ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan sql server maupun MySql tetapi memiliki kekompleksitasan yang jauh berbeda.
Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry EllisonBob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development  Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.

1. Menginstal Oracle








2. Mencoba Oracle


3. Menggunakan SQL



4. Crud sederhana menggunakan oracle








5. Menginstal NetBeans
     NetBeans IDE adalah sebuah lingkungan pengembangan – sebuah kakas untuk pemrogram menulis, mengompilasi, mencari kesalahan dan menyebarkan program. Netbeans IDE ditulis dalam Java – namun dapat mendukung bahasa pemrograman lain. Terdapat banyak modul untuk memperluas Netbeans IDE. Netbeans IDE adalah sebuah produk bebas dengan tanpa batasan bagaimana digunakan.








     
6. Membuat JSP Sederhana









Kamis, 28 November 2013

Review Materi Menejement File dan Linux Permission

Manajemen File dan Direktori


Pada hari kamis tanggal 14 November 2013, saya dan teman-teman pilkom A mengikuti praktikum Sistem Operasi, pada pertemuan tersebut, kang andri dan kang zia mengajarkan Menejemen File dan Direktori. Berikut ini adalah ilmu yang berhasil saya dapatkan dari praktikum tersebut..

1. Daftar konten direktori
  • Melihat daftar direktori

pwd
ls
  • Menampilkan daftar direktori dengan format yang panjang

ls –al
-l (long) –a(all) akan menampilkan :
            drwxrwxr-x. 2   user group 4096 2009-08-11 21:21 .
            drwx------. 35  user group 4096 2009-08-12 10:55 ..
            - rw-rw-r--. 1   ian   ian     24     2009-08-11 14:02 text1
kolom pertama menunjukan jenis file dan perizinan
karakter pertama menunjukan :
            d = directory
            - = regular file
 l = symbolic link
 s = unix domain socket
 p = named pipe
 c = character device file
 b = block device file

9 karakter berikutnya menunjukan perizinan
            r = read permission
            w = write permission
            x = execute permission
            - = no permission
kolom kedua menunjukan jumlah link
kolom ketiga menunjukan pemilik file
kolom keempat menunjukan kelompok pemilik file
kolom kelima menunjukan ukuran file
kolom keenam menunjukan tanggal dan waktu modifikasi terakhir
kolom ketujuh menunjukan nama file
  • Sorting

ls = menampilkan daftar file diurutkan secara alfabet
ls –lS = dari yang terbesar hingga yang terkecil
-r = membalikan urutan, cth : ls –lrt

2. Menyalin, memindahkan, atau menghapus file dan direktori
  • cp = Digunakan untuk menyalin satu atau banyak file atau direktori.
  •  mv = Digunakan untuk memindahkan atau memberi nama baru pada satu atau banyak file atau direktori.
  • rm = Digunakan untuk menghapus satu atau banyak file atau direktori.
  • membuat banyak direktori = mkdir direktori1 direktori2
  • membuat direktori bersarang = mkdir –p dir1/dir2/dir3
  • menghapus direktori = cp text1 d1/d2 atau rmdir –p d1/d2

3. Manipulasi banyak file dan direktori secara rekursif
  • Menghapus file atau direktori secara rekursif = rm –r d1
  • membuat file kosong = touch file1 file2 file3


4. Menggunakan perintah find untuk mencari berdasarkan file
mencari file dengan nama text = find . –name “text”

5. Kompresi dan dekompresi file menggunakan gzip dan bzip2 kompresi dengan gzip = gzip –d services.gz
  • kompresi dengan bzip2 = bzip2 services
  •  dekompresi file bzip2 = bunzip2 services.bz2
                        
Linux File Permissions

seminggu kemudian yaitu tanggal 21 November 2013 kang andri dan kang zia kembali memberikan materi, kali ini mereka mengajarkan kami tentang linux file permissions, berikut ini yang dapat saya ingat :

Melihat hak akses = ls –l

mengatur hak akses = chmod
  • mode simbolik : u = user, g = group, o = other, a = all
  • menambahkan izin = +, menhapus izin = -
  •  mengatur izin = r = read, w = write, x = execute

contoh : kita memiliki file bernama contohfile yang ingin diset agar all hanya dapat membaca = chmod a=r contohfile. izin file akan menjadi : -r—r—r—
  • mode numerik : 4 = read, 2 = write, 1= execute, 0 = tidak ada izin

contoh : chmod 753 contoh file
user memiliki hak akses penuh (7 = 4 + 2 + 1)
gruop  memiliki hak akses read dan execute ( 5 = 4 +1)
other  memiliki hak akses write dan execute ( 5 = 4 +1)

mengubah kepemilikan file & direktori = chown option pemilik_baru nama_file/direktori
contoh : ada file seperti ini : -rw-rw-rw- 1 syakila syakila 0 Mei 11 08:00 contoh file

nama syakila yang pertama adalah pemilik file dan nama syakila yang kedua adalah nama groupnya. Secara default nama group sama seperti nama pemilik file.
Untuk mengubah kepemilikan file contohfile dengan user lain, kita bisa mengetikkan : 
chown aku contohfile
Perintah tersebut mengubah kepemilikan contohfile menjadi milik user aku bukan lagi user syakila. Untuk melihat perubahannya lihat kembali detailnya dengan menggunakan perintah :
ls –l contohfile

Rabu, 30 Oktober 2013

RESUME KONFIGURASI AP LINKSYS

Pada hari jumat, 25 oktober 2013 saya adam beserta teman sekelompok saya abdul, eki, rio, ubai mengikuti praktek konfigurasi access point lynksys di lab jaringan, praktikum dimulai dari jam delapan pagi hingga selesai, berikut ilmu yang saya dapat dari praktikum tersebut..

Cara Mengkonfigurasi AP Linksys


1. Reset AP Linksys, caranya colok bagian tombol yang ada dibelakang AP Linksys dengan benda panjang, contohnya pensil. Colok selama 30 detik hingga lampu yang berda di depan AP mati dan menyala kembali


2. Sambungkan AP dengan laptop, sambungkan AP dan laptop dengan menggunakan kabel straight. Buat agar AP dan laptop menjadi satu jaringan, IP addres default dari AP adalah 192.168.1.245 maka saya akan menggunakan alamat IP address pada laptop yang masih satu jaringan.


3. Buka web browser, masukan IP address AP yaitu 192.168.1.245. Maka akan muncul kotak dialog. Username dikosongkan saja, password kita isi dengan admin.


4. Kemudian  akan muncul gambar seperti ini.


5. Pilih menu AP Mode, karena kita ingin menggunakan AP sebagai access point, maka pilih Access Point.


6. Pilih menu Wireless -> Basic Wireless Settings. Pada pilihan Mode, pilih mixed. Pada pilihan Network Name masukan nama access point sesuai keinginan. Pada pilihan Channel pilih 11-2,437 GHz. Pada pilihan SSID Broadcast pilih Enable. Terakhir klik Save Settings.


7. Pilih menu wireless -> Wireless Security. Pada pilihan Security Mode pilih WPA2-mixed. Terakhir klik Save Settings.


8. Meangaktifkan Filter, kita dapat mengatur siapa saja yang bisa mengakses AP kita, caranya menu Wireless -> Wireless MAC filter. Ada dua pilihan yaitu :
·         Prevent = menolak perangkat dengan MAC address tertentu agar tidak bisa terhubung
·         Permit = hanya perangkat dengan MAC address tertentu yang bisa terhubung

9. Pilih Menu Wireless -> Advanced Wireless Settings. Isi borang seperti gambar berikut ini.


10. Pilih menu Administrator -> Management. Isi password, kemudian klik save settings.



11. AP siap untuk digunakan, selesai :-)

Bonus.. 



Minggu, 20 Oktober 2013

Perintah perintah dalam sistem operasi linux


Manajemen Folder


mkdir nama_folder
Membuat direktori bari
ls
Menampilkan isi direktori
ls -l
Menampilkan direktori beserta atribut
ls -a
Menampilkan isi direktori beserta yang tersembunyi
ls – al
Gabungan perintah il –a dan ls – l
cd nama_direktori
Berpindah direktori
cd ~
Berpindah ke home
Cd ..
Kembali ke direktori sebelumnya
cd../../n
Pindah n direktori sebelumnya
pwd
Menampilkan tempat direktori yang aktif
cp nama_file dir_tujuan
Menyalin file
cp –r folder
Menyalin folder secara rekursif
cp *.extension
Menyalin file berextensi
cp nama*
Menyalin file yang namanya diawali dengan nama
mv nama_file dir_tujuan
Memindahkan file
rm nama_file
Menghapus file
touch namafile
Membuat file
nano nama_file
Membuka file dengan text editor
cat nama_file
Untuk melihat isi file
head nama_file
Melihat sepuluh baris pertama isi file
tail nama_file
Melihat 10 baris terakhir isi file



Sistem administrasi
sudo nama_perintah
Menjalankan perintah sebagai super user
whoami
Melihat user yang sedang aktif
find nama_file/folder
Mencari file atau folder

Manajmen Proses
ps aux
Menampilkan proses yang sedang berjalan
ps a
Menampilkan semua proses yang sedang berjalan
ps u
Menampilkan status proses yang sedang berjalan beserta keterangan user yang menjalankan
ps x
Menampilkan status proses yang sedang berjalan beserta kererangan dijalankan pada TTY
ps –u
Menampilkan proses yang spesifik untuk user
ps –a
Menampilkan proses lainnya
ps –eH
Menampilkan hubungan antara proses parent dengan childnya
ps –eF
Menampilkan hubungan antara proses parent dengan childnya beserta lokasinya
top
Melihat proses yang sedang berjalan
htop
Melihat proses dengan tampilan interaktif
pstree
Menampilkan semua proses yang sedang berjalan dalam bentuk hirarki pohon
jobs
Mencetak pekerjaan yang sedang berlangsung serta statusnya
kill
Membunuh roses
killall nama_proses
Membunuh semua proses dengan nama proses tertentu
pkill nama_proses
Membunuh roses dengan nama proses tertentu
bg
Menampilkan pekerjaan yang tersuspen
fg
Menjalankan pekerjaan yang tersuspend



Utility
Reboot
Merestar komputer
Shutdown/halt
Mematikan sistem
Lshw
Menampilkan list hardware
Uptime
Lamanya sistem bekerja
Bc
Kalkulator di dalam terminal
Cal
Menampilkan kalender
Wc nama_file.txt
Melihat jumlah baris kata dan ukurannya
Info nama_proses
Menampilkan informasi