Kamis, 28 November 2013

Review Materi Menejement File dan Linux Permission

Manajemen File dan Direktori


Pada hari kamis tanggal 14 November 2013, saya dan teman-teman pilkom A mengikuti praktikum Sistem Operasi, pada pertemuan tersebut, kang andri dan kang zia mengajarkan Menejemen File dan Direktori. Berikut ini adalah ilmu yang berhasil saya dapatkan dari praktikum tersebut..

1. Daftar konten direktori
  • Melihat daftar direktori

pwd
ls
  • Menampilkan daftar direktori dengan format yang panjang

ls –al
-l (long) –a(all) akan menampilkan :
            drwxrwxr-x. 2   user group 4096 2009-08-11 21:21 .
            drwx------. 35  user group 4096 2009-08-12 10:55 ..
            - rw-rw-r--. 1   ian   ian     24     2009-08-11 14:02 text1
kolom pertama menunjukan jenis file dan perizinan
karakter pertama menunjukan :
            d = directory
            - = regular file
 l = symbolic link
 s = unix domain socket
 p = named pipe
 c = character device file
 b = block device file

9 karakter berikutnya menunjukan perizinan
            r = read permission
            w = write permission
            x = execute permission
            - = no permission
kolom kedua menunjukan jumlah link
kolom ketiga menunjukan pemilik file
kolom keempat menunjukan kelompok pemilik file
kolom kelima menunjukan ukuran file
kolom keenam menunjukan tanggal dan waktu modifikasi terakhir
kolom ketujuh menunjukan nama file
  • Sorting

ls = menampilkan daftar file diurutkan secara alfabet
ls –lS = dari yang terbesar hingga yang terkecil
-r = membalikan urutan, cth : ls –lrt

2. Menyalin, memindahkan, atau menghapus file dan direktori
  • cp = Digunakan untuk menyalin satu atau banyak file atau direktori.
  •  mv = Digunakan untuk memindahkan atau memberi nama baru pada satu atau banyak file atau direktori.
  • rm = Digunakan untuk menghapus satu atau banyak file atau direktori.
  • membuat banyak direktori = mkdir direktori1 direktori2
  • membuat direktori bersarang = mkdir –p dir1/dir2/dir3
  • menghapus direktori = cp text1 d1/d2 atau rmdir –p d1/d2

3. Manipulasi banyak file dan direktori secara rekursif
  • Menghapus file atau direktori secara rekursif = rm –r d1
  • membuat file kosong = touch file1 file2 file3


4. Menggunakan perintah find untuk mencari berdasarkan file
mencari file dengan nama text = find . –name “text”

5. Kompresi dan dekompresi file menggunakan gzip dan bzip2 kompresi dengan gzip = gzip –d services.gz
  • kompresi dengan bzip2 = bzip2 services
  •  dekompresi file bzip2 = bunzip2 services.bz2
                        
Linux File Permissions

seminggu kemudian yaitu tanggal 21 November 2013 kang andri dan kang zia kembali memberikan materi, kali ini mereka mengajarkan kami tentang linux file permissions, berikut ini yang dapat saya ingat :

Melihat hak akses = ls –l

mengatur hak akses = chmod
  • mode simbolik : u = user, g = group, o = other, a = all
  • menambahkan izin = +, menhapus izin = -
  •  mengatur izin = r = read, w = write, x = execute

contoh : kita memiliki file bernama contohfile yang ingin diset agar all hanya dapat membaca = chmod a=r contohfile. izin file akan menjadi : -r—r—r—
  • mode numerik : 4 = read, 2 = write, 1= execute, 0 = tidak ada izin

contoh : chmod 753 contoh file
user memiliki hak akses penuh (7 = 4 + 2 + 1)
gruop  memiliki hak akses read dan execute ( 5 = 4 +1)
other  memiliki hak akses write dan execute ( 5 = 4 +1)

mengubah kepemilikan file & direktori = chown option pemilik_baru nama_file/direktori
contoh : ada file seperti ini : -rw-rw-rw- 1 syakila syakila 0 Mei 11 08:00 contoh file

nama syakila yang pertama adalah pemilik file dan nama syakila yang kedua adalah nama groupnya. Secara default nama group sama seperti nama pemilik file.
Untuk mengubah kepemilikan file contohfile dengan user lain, kita bisa mengetikkan : 
chown aku contohfile
Perintah tersebut mengubah kepemilikan contohfile menjadi milik user aku bukan lagi user syakila. Untuk melihat perubahannya lihat kembali detailnya dengan menggunakan perintah :
ls –l contohfile

Tidak ada komentar:

Posting Komentar