Manajemen File dan Direktori
Pada hari kamis tanggal 14
November 2013, saya dan teman-teman pilkom A mengikuti praktikum Sistem
Operasi, pada pertemuan tersebut, kang andri dan kang zia mengajarkan Menejemen
File dan Direktori. Berikut ini adalah ilmu yang berhasil saya dapatkan dari
praktikum tersebut..
1. Daftar konten direktori
- Melihat daftar direktori
pwd
ls
- Menampilkan daftar direktori dengan format yang panjang
ls –al
-l (long)
–a(all) akan menampilkan :
drwxrwxr-x. 2 user group 4096 2009-08-11 21:21 .
drwx------. 35 user group 4096 2009-08-12 10:55 ..
- rw-rw-r--. 1 ian ian
24 2009-08-11 14:02 text1
kolom pertama menunjukan jenis file
dan perizinan
karakter pertama menunjukan :
d
= directory
- = regular file
l = symbolic link
s = unix domain socket
p = named pipe
c = character device file
b = block device file
9 karakter berikutnya
menunjukan perizinan
r = read permission
w = write permission
x = execute permission
- = no permission
kolom kedua menunjukan jumlah
link
kolom ketiga menunjukan
pemilik file
kolom keempat
menunjukan kelompok pemilik file
kolom kelima menunjukan
ukuran file
kolom keenam menunjukan
tanggal dan waktu modifikasi terakhir
kolom ketujuh
menunjukan nama file
- Sorting
ls = menampilkan daftar file
diurutkan secara alfabet
ls –lS = dari yang terbesar hingga
yang terkecil
-r = membalikan urutan, cth : ls
–lrt
2. Menyalin, memindahkan, atau
menghapus file dan direktori
- cp = Digunakan untuk menyalin satu atau banyak file atau direktori.
- mv = Digunakan untuk memindahkan atau memberi nama baru pada satu atau banyak file atau direktori.
- rm = Digunakan untuk menghapus satu atau banyak file atau direktori.
- membuat banyak direktori = mkdir direktori1 direktori2
- membuat direktori bersarang = mkdir –p dir1/dir2/dir3
- menghapus direktori = cp text1 d1/d2 atau rmdir –p d1/d2
3. Manipulasi banyak file dan
direktori secara rekursif
- Menghapus file atau direktori secara rekursif = rm –r d1
- membuat file kosong = touch file1 file2 file3
4.
Menggunakan perintah find untuk mencari berdasarkan file
mencari
file dengan nama text = find . –name “text”
5.
Kompresi dan dekompresi file menggunakan gzip dan bzip2 kompresi dengan gzip = gzip –d
services.gz
- kompresi dengan bzip2 = bzip2 services
- dekompresi file bzip2 = bunzip2 services.bz2
Linux File Permissions
seminggu kemudian yaitu tanggal 21 November 2013
kang andri dan kang zia kembali memberikan materi, kali ini mereka mengajarkan
kami tentang linux file permissions, berikut ini yang dapat saya ingat :
Melihat hak akses = ls –l
mengatur hak akses = chmod
- mode simbolik : u = user, g = group, o = other, a = all
- menambahkan izin = +, menhapus izin = -
- mengatur izin = r = read, w = write, x = execute
contoh : kita memiliki file bernama
contohfile yang ingin diset agar all hanya dapat membaca = chmod a=r
contohfile. izin file akan menjadi : -r—r—r—
- mode numerik : 4 = read, 2 = write, 1= execute, 0 = tidak ada izin
contoh
: chmod 753 contoh file
user
memiliki hak akses penuh (7 = 4 + 2 + 1)
gruop memiliki hak akses read dan execute ( 5 = 4
+1)
other memiliki hak akses write dan execute ( 5 = 4
+1)
mengubah
kepemilikan file & direktori = chown option pemilik_baru
nama_file/direktori
contoh
: ada file seperti ini : -rw-rw-rw- 1 syakila syakila 0 Mei 11 08:00 contoh
file
nama syakila yang pertama adalah
pemilik file dan nama syakila yang kedua adalah nama groupnya. Secara
default nama group sama seperti nama pemilik file.
Untuk mengubah kepemilikan file
contohfile dengan user lain, kita bisa mengetikkan :
chown aku contohfile
Perintah tersebut mengubah
kepemilikan contohfile menjadi milik user aku bukan lagi user syakila. Untuk melihat
perubahannya lihat kembali detailnya dengan menggunakan perintah :
ls –l contohfile
Tidak ada komentar:
Posting Komentar